Senin, 25 Maret 2013

Penguatan Negatif (Negative Reinforcement)

A. Judul
      "Penguatan Negatif (Negative Reinforcement)"

B. Kelompok 5
      Anggota  :
                        1. Ilham Afffandi (111402016)
                        2. M.Abdi Pratama (111402018)
                        3. Mewati Panjaitan (111402022)
                        4. Khairunnisa (111402062)
                        5. Noel Panjaitan ( 111402098)


C. Hasil Diskusi 

Definisi Penguatan Negatif
Penguatan negatif (Negative Reinforcement) adalah Penguat yang berasal dari pemindahan atau penghindaran suatu kejadian negatif sebagai konsekuensi dari perilaku. Dalam Walgito, 2010, Penguatan negatif diartikan sebagai sesuatu yang apabila ditiadakan dalam suatu situasi, akan meningkatkan probabilitas respon.
           
Penguatan negatif terjadi bilamana stimulus aversi (stimulus yang tidak menyenangkan atau berbahaya bagi organisme) dihentikan atau tidak ditampilkan. Sebagai contoh, pelatih atletik menggunakan stimulus aversi berupa para atlit harus berlari mengelilingi lapangan sebanyak sepuluh kali bila pemain melakukan kesalahan dalam latihan. Jika para atlit mampu berlatih sesuai instruksi pelatih, maka keharusan mengelilingi lapangan tersebut dapat dikurangi jumlahnya atau dihentikan. Dengan demikian respon yang benar dari para atlit ditingkatkan atau dipelihara dengan penguatan negatif.

Jenis-Jenis Penguatan Negatif
Ada dua jenis negatif, yaitu Escape conditioning (Pengkondisian melarikan diri) dan Avoidance conditioning (Pengkondisian menghindar).
a.Escape Conditioning 
adalah beberapa stimulus atau kejadian yang bilamana dihentikan atau dihilangkan akan meningkatkan atau memelihara kekuatan respon. Escape Conditioning merupakan bentuk penguatan negatif karena sesuatu yang negatif dihilangkan. Sebagai contoh, seorang anak yang dikurung di dalam kamar selama satu jam akan menangis sejadi-jadinya kemudian orang tua yang tidak tega membiarkannya keluar dari kamarnya. Dalam kasus ini, telah terjadi penguatan negatif dimana anak akan terbiasa melakukan hal tersebut jika di kurung di dalam kamar.

b.Avoidance conditioning 
adalah beberapa stimulus atau kejadian yang bilamana ditunda atau dihindarkan akan meningkatkan atau memelihara kekuatan respon. Penguatan negatif avoidance akan mengakibatkan munculnya perilaku avoidance (menghindar). Sebagai contoh, bila seseorang takut dengan anjing, padahal setiap hari ia harus melewati rute dimana ada anjing di situ, maka ia berusaha mencari rute lain yang tidak ada anjingnya dan melewati rute baru untuk menghindarkan kejadian negatif, yaitu bertemu anjing. Contoh lain, seorang siswa dapat menghindar dari teguran orang tuanya dengan cara tidak memberitahu hasil hasil ulangan hariannya kepada orang tuanya. 

Tokoh Penguat Negatif (NegativeReinforcement)
     B.F. Skinner merupakan seorah tokoh dari teori modifikasi perilaku yang berkebangsaan Amerika yang dikenal sebagai seorang tokoh behavioris dengan menggunakan pendekatan model langsung dan beliau juga meyakini bahwa perilaku kita sehari-hari dikontrol melalui suatu proses yang disebut dengan proses operant conditioning. 



Bunyi Teori dari B.F.Skinner
Teori B.F.Skinner mengemukakan bahwa adanya “cara kerja yang menentukan” (operant conditioning) yang terdiri dari stimulus yang menggugah yang dapat meningkatkan proses kerja serta usaha untuk memodifikasi perilaku seseorang dengan suatu penguatan(reinforcement).
Operant Conditioning atau pengoperasian operan merupakan suatu cara atau proses untuk penguatan perilaku operan. Perilaku operan itu sendiri adalah suatu perilaku yang dikeluarkan atau dilakukan dengan cara spontan dan bebas, yang berbeda dengan perilaku responden, dikemukakan oleh Pavlov, yang muncul dikarenakan adanya suatu stimulus tertentu. Perilaku operan ini dapat berulang-ulang muncul atau menghilang sesuai dengan keinginan.
Skinner membagi penguatan (reinforcemet) kedalam dua bagian, yaitu penguatan yang bersifat positif, maupun penguatan yang bersifat negatif. Penguatan positif tersebut contohnya seperti memberikan penghargaan/imbalan untuk perilaku yang sesuai dengan keinginan. Sedangkan penguatan negatif tidak memberikan penghargaan jika perilaku tersebut tidak sesuai dengan keinginan. Sehingga dengan adanya penguatan tersebut maka perilaku dari seseorang akan berubah. Dengan menyadari bahwa apa yang dia kerjakan salah maka dia akan menerima konsekuensi dari perbuatan yang telah dilakukan sehingga dia akan sadar bahwa apa yang dia kerjakan adalah tidak benar dan akan merubah perilakunya menjadi benar.

     Dari kesimpulan yang bisa kami tangkap dari penjelasan di atas tentang pengertian dari penguatan negative, contoh kongkrit dinamika kami sebagai mahasiswa Teknologi Infromasi adalah sebagai berikut :
Ketika salah satu dosen memberikan tugas untuk membuat program dan dikumpul tepat waktu. Ketika dosen tersebut memeriksa tugas itu ternyata dosen itu menemukan bahwa banyak tugas dari mahasiswa yang sama. Artinya beberapa mahasiswa melakukan kegiatan plagiat dan itu membuat beberapa mahasiswa malu. Jika hal itu terulang kembali maka dosen itu tidak akan menerima tugas tersebut dan akan diberikan sanksi gagal dalam mata kuliah tersebut. Dari konsekuensi tersebut mahasiswa kedepannya berusaha untuk mengerjakan sendiri tanpa plagiat. Dan dari kebiasaan itu mahasiswa mendapatkan dampak positif semakin rajin dan lebih memahami tentang program.
     Contoh diatas merupakan salah satu contoh dari jenis penguatan negative Avoidance conditioning yaitu prilaku menghindari sesuatu agar tidak terjadi lagi. Mahasiswa menghindari pembuatan tugas yang dilakukan secara plagiat dengan melakukannya secara sendiri agar tidak lagi di temukan kesamaan , sehingga tugas tersebut dapat diterima. Ada pula dampak positif yang muncul apabila sudah menjadi kebiasaan.
 
Sumber Referensi :
  1. Feldman, Robert S. 2012. Pengantar Psikologi (Understanding Psychology). Jakarta:Salemba Humanika.
  2.  http://en.wikipedia.org/wiki/B._F._Skinner
  3.  http://blog.unsri.ac.id/desipandora/welcome/teori-penguatan-skinner/mrdetail/15164

 Testimoni Secara Keseluruhan :

Menurut saya penguat negatif itu adalah stimulus yang dihilangkan sehingga memunculkan respon yang diinginkan ke depannya dengan tujuan membuat kita sadar bahwa yang kita lakukan bukanlah yang diinginkan sehingga diperlakukan khusus.
Walau kejadian tersebut sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari tapi aku nggak tau kalo itu merupakan pelajaran yang penting. Sangat banyak manfaat dalam mempelajari Psikologi. Mungkin menurut aku dulu contoh-contoh tersebut hanyalah sebuah peringatan, tapi aku gak tau kalau itu merupakan penguatan negatif yang telah dibuktikan oleh Skinner.


  


0 komentar:

Poskan Komentar